Supercar Listrik China Makin Ngebut, Bos Lamborghini: Belum Mampu Menyaingi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Lamborghini Stephan Winkelmann menyatakan bahwa supercar listrik asal Tiongkok belum mampu menyaingi emosi dan performa mobil sport Eropa. Menuruhnya, mobil-mobil China lebih banyak menargetkan pasar massal dan belum dapat menyaingi pengalaman yang ditawarkan oleh Lamborghini. Namun, beberapa produsen China seperti YangWang dan Denza mulai memperkenalkan model supercar listrik berteknologi tinggi. YangWang U9 berhasil mencetak rekor kecepatan tertinggi untuk mobil produksi, sementara Denza Z mengusung tiga motor listrik dengan daya 1.582 hp dan dijual lebih murah dibandingkan Porsche 911 Carrera 4 GTS. Winkelmann menekankan bahwa inovasi ini menunjukkan ambisi China untuk merebut pasar mobil sport global, meski masih ada kesenjangan signifikan dibandingkan merek Eropa yang sudah mapan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 11.45
BYD Great Seagull Meluncur Tahun Ini, Jarak Tempuh hingga 420 Km
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.25
4,3 Juta Unit Mobil Listrik Tiba-Tiba Ditarik dari Pasar, Ada Apa?
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 10.35
Jeep Compass e-Hybrid 2027 Hadir dengan Teknologi Baru dan Pilihan Mesin Beragam
Berita terkait
Lamborghini Batalkan Lanzador Listrik, Pelanggan Sambut Pilihan Plug-in Hybrid
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 02.10
Suzuki e-Sky: Si Mungil Jagoan Kota, Siap Menyengat
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.23
China Umumkan Penarikan Kembali Mobil Terbesar, Ini Masalahnya
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 14.05
Jajal Changan Nevo Q05 Mobil Listrik Cerdas yang Bikin Berkendara Jadi Praktis
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 10.33