Survei Nasional: Dunia Usaha Indonesia Masih Hadapi Kesenjangan Strategi dan Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei nasional terbaru MagnaQM menunjukkan 88% organisasi Indonesia menilai manajemen perubahan penting, namun hanya 8% yang telah mengadopsinya sebagai budaya kerja. Kesenjangan terjadi antara kesadaran dan kapabilitas institusional: 68% memiliki fungsi perubahan formal, tetapi hanya 20% sponsor perubahan terlibat secara konsisten. Hanya 37% organisasi yang memiliki jaringan Change Agent untuk mendukung eksekusi. Direktur MagnaQM Akbar Azwir menyatakan tantangan selanjutnya adalah membangun tata kelola, akuntabilitas kepemimpinan, dan pengembangan kapabilitas secara berkelanjutan agar strategi dapat dieksekusi efektif di tengah transformasi digital dan perubahan pasar.
Bagikan
- manajemen perubahan
- transformasi digital
- kesenjangan strategi eksekusi
- adaptasi organisasi
- ekonomi digital
Berita terkait
Sinergi Telkom-Danantara Buka Peluang Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.24
Bareng Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Bakal Meroket
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
Garap Potensi Ekonomi Digital, OJK Imbau Hal Ini ke Perbankan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.41
Transformasi TelkomGroup Membuah Hasil, InfraNexia Perkuat Tulang Punggung Digital Nasional
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 11.53