Survei Poltracking: Ekonomi Jadi PR Terberat Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309742/original/006941600_1785247031-IMG-20260728-WA0028.jpg)
Survei Poltracking Indonesia pada Agustus 2026 mencatat bidang ekonomi menjadi sektor dengan tingkat kepuasan terendah, hanya 41,8 persen. Angka ini lebih rendah dibanding bidang hukum dan pemberantasan korupsi (48,3 persen) serta politik dan stabilitas nasional (51,9 persen). Direktur Poltracking Hanta Yuda AR menyatakan ekonomi menjadi prioritas utama pemerintah untuk perbaikan kinerja.
Dari 62,5 persen responden, pengeluaran rumah tangga meningkat dalam setahun terakhir, namun hanya 58 persen yang merasa penghasilan mereka membaik. 57 persen yakin kondisi keuangan keluarga lebih baik, namun 55,6 persen merasa harga kebutuhan pokok tidak terjangkau. 44,3 persen menyebut mahalnya harga kebutuhan pokok sebagai masalah utama.
Kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun menjadi 55,1 persen pada Agustus 2026, menurun dari 58 persen pada Juli 2026. Tren kepuasan menurun sejak Oktober 2025 (78 persen) hingga Agustus 2026 (55,1 persen). Masalah utama yang dirasakan publik meliputi harga kebutuhan pokol, pengangguran, dan daya beli yang menurun.
Bagikan
Berita terkait
Ekonomi Tumbuh Tinggi Tapi Warga RI Masih Demo, Ini Kata Purbaya!
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.35
Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Purbaya Pamer Bukti Kerja Keras
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 10.10
Purbaya Buka-bukaan Data Kemiskinan dan Pengangguran Turun
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 07.25
Purbaya Klaim Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ini Datanya!
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 17.02