Survei Poltracking, Kerukunan Antarumat Beragama Dinilai Paling Berhasil di Era Prabowo-Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Nasional Poltracking Indonesia yang digelar pada 14-20 Agustus 2026 menunjukkan 72,5 persen responden menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama. Ini merupakan penilaian tertinggi dibandingkan bidang lain yang dipertanyakan dalam survei yang sama. Survei ini merupakan yang ketiga kalinya Poltracking mengadakan riset nasional pada 2026, setelah sebelumnya pada Maret dan Mei, dengan pola yang konsisten menempatkan kerukunan beragama di peringkat teratas.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keharmonian. Ia menekankan bahwa Kementerian Agama tetap perlu mengantisipasi dinamika kehidupan beragama yang berkembang, sambil terus meningkatkan kualitas kerukunan dan memitigasi konflik yang muncul di lapangan.
Hasil survei ini sejalan dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang mencapai 77,89, menjadi nilai tertinggi dalam 11 tahun pengukuran. Survei Poltracking dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden dengan margin kesalahan 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Bagikan
Berita terkait
Hanta Poltracking: Approval Pemerintah Bisa Pulih, 5 Agenda Ini Harus Segera Dilakukan
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 11.02
Dari 78% ke 55%: Kepuasan Publik terhadap Prabowo–Gibran Terjun Bebas
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 07.45
Poltracking: Kekompakan Prabowo-Gibran jadi Modal Penting Jaga Kepercayaan Publik
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 22.34
Poltracking: Kepercayaan 63,2 Persen, Pembenahan Hukum dan Korupsi Buat Kepuasan Meningkat
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 22.09