Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Susul Gen Z, Gen Alpha Mulai Bergerak Mengguncang Pemerintahan

Siswa Generasi Alpha di India mulai mengikuti jejak protes Gen Z dengan turun ke jalan mendesak perbaikan fasilitas sekolah. Pada 22 Agustus, 122 siswa Sekolah Dasar Negeri di Desa Samuhi Bhatpurwa, Uttar Pradesh, menolak masuk kelas hingga pejabat janji membangun gedung baru. Sekolah tersebut mengalami kerusakan struktural serius setelah dinding runtuh pada 2023 dan melukai seorang siswi. Aksi ini menyebar ke setidaknya 10 negara bagian termasuk Maharashtra, Bihar, dan Rajasthan, dengan tuntutan mulai dari fasilitas fisik hingga kekurangan guru dan kualitas makanan sekolah.

Gerakan ini merupakan lanjutan dari protes Gen Z yang dipimpin Cockroach Janata Party (CJP) sejak awal Juni, yang awalnya menuntut akuntabilitas pemerintah terkait kebocoran ujian dan pengangguran. Pada 15 Agustus, CJP meluncurkan kampanye "School Thik Karo" (Perbaiki Sekolah) sebagai respons terhadap keluhan anak-anak dan orang tua di daerah pedesaan. Aktivis hak pendidikan menyampaikan bahwa lebih dari 100.000 sekolah di India hanya memiliki satu guru untuk seluruh kelas, sementara data pemerintah mencatat rasio guru-murid rata-rata mencapai satu guru untuk 24 siswa.

India mengelola salah satu sistem pendidikan terbesar di dunia dengan sekitar 247 juta siswa di 1,5 juta sekolah. Meski akses pendidikan dan angka putus sekolah menunjukkan perbaikan, kondisi fasilitas di lapangan masih tidak merata. Tuntutan siswa mencakup hak-hak dasar seperti guru, bangku, gedung sekolah, air bersih, listrik, dan toilet, sekaligus menekankan pentingnya pemenuhan janji konstitusional terkait Undang-Undang Hak atas Pendidikan (RTE).

Berita terkait