Syekh Abdul Qadir Jailani : Iman Bukan Sekadar Ibadah, tapi Juga Kepekaan Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iman seorang Muslim tidak hanya tercermin dari kegiatan ibadah pribadi seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur'an, tetapi juga dari kepekaan dan kepedulian terhadap isu sosial di lingkungan. Semakin kuat iman seseorang, semakin besar pula rasa pedolongannya terhadap sesama yang sedang kesulitan. Nabi Muhammad SAW sebagai contoh telah menunjukkan bahwa seorang yang tekun beribadah pun harus aktif menyelesaikan masalah sosial yang dihadapi masyarakat. Islam menekankan pentingnya berbagi kelebihan harta ketika kebutuhan pribadi sudah terpenuhi, agar tidak menyaksikan penderitaan sesama tanpa bertindak. Syekh Abdul Qadir Jailani dalam karyanya Fathur Rabbani wal Faydur Rahmani menegaskan bahwa kesempurnaan iman tidak lengkap jika seseorang hanya menginginkan kebaikan untuk dirinya sendiri tanpa menginginkan kebaikan yang setara bagi sesama Muslimnya. Keikhlasan dan kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari keimanan yang sempurna.
Bagikan
Berita terkait
Ketika Kepekaan Sosial Hilang, Ini Peringatan Al-Quran
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 05.15
Dari Aladdin ke Daniel, Mena Massoud Bawa Kisah Iman ke Bioskop Indonesia
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 18.36
Wakapolri Ajak Doa Bersama, Tekankan Polri Hadir di Tengah Kesulitan Warga
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.32
PPRO Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Sembako hingga Air Minum
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 19.25