Tabebuya Bermekaran di Jakarta, Ribuan Pohon Tambahan Siap Ditanam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332332/original/060460300_1787656060-IMG_3384.jpg)
Pohon tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) mulai bermekaran di sejumlah kawasan Jakarta, biasanya terjadi pada Agustus hingga Oktober saat musim kemarau. Fenomena ini merupakan siklus tahunan yang dipicu oleh stres air akibat cuaca panas dan kering. Masa puncak mekarnya tabebuya relatif singkat, sekitar satu hingga dua minggu, sebelum bunga berguguran. Saat ini, sekitar 4.000 hingga 5.000 pohon tabebuya tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta, ditanam di koridor jalan raya, median jalan, jalur hijau pedestrian, dan taman kota.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan penambahan penanaman tabebuya sebagai bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH), memperbanyak vegetasi peneduh, dan mendukung mitigasi polusi udah. Fokus penambahan meliputi penataan koridor trotoar baru, revitalisasi median jalan arteri/kolektor, penataan kawasan hijau di sekitar fasilitas umum, dan perluasan vegetasi di taman kota baru. Penanaman akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar lokasi strategis.
Distamhut DKI juga melakukan pemeliharaan rutin untuk menjaga kesehatan tabebuya, termasuk pemangkasan dahan, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pengaturan ruang tumbuh akar untuk mencegah gangguan dari perkerasan trotoar. Dengan langkah ini, tabebuya diharapkan tidak hanya menjadi elemen estetika kota, tetapi juga bagian dari vegetasi penghijauan Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 21.25
Kala Warga Jakarta Rasakan 'Vibes Jepang' via Tabebuya
Berita terkait
Warna-warni Tabebuya Bermekaran di Jakarta
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 18.07
Kronologi Kebakaran Rumah Kontrakan Dekat Stasiun Karet, Api Sudah Padam
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 20.32
Perayaan 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Series 2026 Digelar di 5 Wilayah
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 18.20
AMPB Sebut Bus Massa Pati Dicegat Polisi
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.51