Tafsir Surat Al-Hadid Ayat 22-23: Hikmah di Balik Musibah, Jangan Berlarut dalam Kesedihan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setiap musibah atau bencana yang menimpa manusia tergantung izin Allah SWT dan telah ditulis dalam Al-Qur'an sebelum diturunkan. Syekh Imam Al-Qurtubi menjelaskan musibah mencakup peristiwa tidak menyenangkan seperti kehilangan, penyakit, kemiskinan, bencana alam, hingga kematian. Namun, setiap musibah tidak tanpa hikmah; justru dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ayat Al-Hadid 22-23 menekankan agar manusia tidak bersedih hati atas yang luput dan tidak terlalu gembira atas yang diberikan, karena Allah tidak menyukai yang sombong. Kisah Nabi Yunus sebagai contoh menghadapi ujian berat dengan sabar dan doa. Penyampaian ini mengajarkan keseimbangan dalam menghadapi kenikmatan maupun musibah.
Bagikan
Berita terkait
Memahami Bencana, Ujian atau Teguran Allah SWT?
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 08.24
5 Penyebab Bencana dan Musibah Menurut Al-Quran, Umat Islam Wajib Introspeksi
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 11.30
Wanita Lansia Meninggal Usai Pingsan Saat Antre Bantuan Beras di Bogor
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.23
Remaja 14 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Musi Saat Menolong Temannya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.01