Tak Cuma Angkut Koper, Porter Gambir Ini Pernah Gendong Bayi hingga Penumpang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ahmad, porter di Stasiun Gambir selama empat tahun, pernah menggendong bayi hingga seorang penumpang dewasa saat situasi mendesak. Dalam salah satu kasus, ia diminta menggendong bayi yang hampir tersisa kereta ke Bandung, hingga bayi itu buang air besar dan mengenai tangannya. Ahmad juga pernah menggendong seorang wanita yang terjatuh saat kereta hampir berangkat. Sebelum menjadi porter, ia bekerja di proyek pipa dan elektrik, namun beralih karena pekerjaan proyek tidak menjanjikan. Penghasilannya bergantung pada jumlah penumpang, dengan rata-rata Rp140.000 per sesi. Porter biasanya lebih sibuk pada pagi hari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, dan juga bertanggung jawab menjaga kebersihan stasiun secara bergiliran.
Bagikan
Berita terkait
KAI Kaji Reaktivasi KRL di Gambir, Bakal Integrasi dengan MRT
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 19.54
RI Punya Kereta Sultan Isi Penumpang Cuma 36 Orang, Meluncur Bulan Ini
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 21.30
Ada Kereta Ekonomi Kerakyatan, Begini Nasib KA PSO
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.30
Cerita Suroso-Ratnani Meniti Rel Madiun-Yogya demi Menjemput Kesembuhan
kumparan · 24 September 2026 pukul 15.42