Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Cuma Megathrust, Pakar Ingatkan Petaka Gempa Intra-Slab Ancam Jawa

BMKG dan pakar kebencanaan menyampaikan peringatan bahwa gempa intra-slab, atau gempa di dalam lempeng, berpotensi mengancam Jawa. Indonesia dikelilingi 14 segmen megathrust, namun ancaman utama bukan hanya dari megathrust. Gempa intra-slab terjadi akibat deformasi batuan di dalam lempeng Indo-Australia yang menunjam ke Eurasia pada kedalaman 60-300 km. Daryono dari IABI menjelaskan tiga faktor: gaya tarik gravitasi, tekanan tekukan, dan dehidrasi batuan. Sejarah menunjukkan 6 gempa intra-slab signifikan di Jawa, termasuk Jawa 1867 (M7,8), Jawa Barat 1903 (M7,9), dan Jawa Tengah 1943 (M7,1). Gempa Cilacap 2026 (M5,3) merupakan contoh terbaru dengan mekanisme slab pull dan bending lempeng. Meski tidak memicu tsunami, gempa ini dapat menghasilkan ground motion berkekuatan tinggi. Mitigasi melibatkan pemetaan zonasi stress field, pemantauan mikroseismik, pembaruan seismic hazard map, serta penerapan standar bangunan tahan gempa berbasis PGA.

Berita terkait