Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel

Presiden Prabowo Subianto menugaskan para jenderal TNI-Polri untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi di Kalimantan. Penunjukan ini dilakukan setelah rapat penanganan karhutla yang dipimpinnya pada 22 Agustus 2026. Di Kalimantan Barat, tugasnya diberikan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di Kalimantan Tengah, penanganan dipimpin oleh KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Di Kalimantan Selatan, tugasnya diberikan kepada KSAL Laksamana Muhammad Ali dan Astamaops Kapolri Komjen M. Fadil Imran. Di Kalimantan Timur, penanganan diliderai oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Komandan Korps Brimob Komjen Ramdani Hidayat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pembagian tugas ini dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu, dan serentak. Sebelumnya, BPBD Kalimantan Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan mencapai 38.310,86 hektare sejak Januari hingga Agustus 2026. Selain para jenderal militer, nama pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) juga disebut-sebut mendapat perintah dari presiden untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, meski belum ada konfirmasi resmi terkait penunjukannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait