Tak Lagi Andalkan Utang, Pengusaha Bangun Bisnis Lebih Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang sering menjadi sumber pendanaan bagi pengusaha untuk ekspansi bisnis, tetapi ketergantungan berlebihan pada kewajiban dapat mengancam keberlangsungan usaha. Hal ini tercermin dari pengalaman beberapa pengusaha Indonesia yang pernah menghadapi masalah utang besar, seperti Rp350 miliar, 800 cek kosong, Rp140 miliar pembiayaan, dan piutang US$15 juta.
Setelah mengurangi atau menghentikan utang, mereka membangun kembali bisnis melalui efisiensi, penjualan aset, penguatan produksi, dan pembiayaan lebih terukur. Contohnya, Mulyono dari Turrima Agrobiotech melunasi utang pada 2018 dan berhasil menembus pasar Afrika serta Timur Tengah. Syaikhul Hadi beralih dari distributor menjadi produsen pupuk setelah menjual aset untuk membayar tagihan secara bertahap.
Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN, menilai keputusan untuk mengurangi utang merupakan langkah penting dalam penyelamatan bisnis. Pengalaman ini menunjukkan bahwa bisnis yang sehat tidak selalu identik dengan pertumbuhan cepat, tetapi kemampuan bertahan melewati krisis dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Pengusaha perlu memperhatikan struktur pembiayaan dan kesehatan arus kas untuk keberlangsungan jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
PNM dan OJK Perkuat UMKM Perempuan Aceh, 268 Ribu Nasabah Dapat Pembiayaan dan Pendampingan
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.59
Danantara Housing Expo 2026 Dukung Program 3 Juta Rumah
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 14.00
Penuhi Permintaan Pasar, Java Residence Luncurkan Cluster 5 tahap 2 Sukodono
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Danantara Housing Expo 2026, Hadiah Menarik Menanti Pengunjung
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.29