Tak Pulang ke Yogyakarta, PSIM Pilih Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PSIM Yogyakarta memutuskan menetap di Surabaya setelah kalah 0-1 dari Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (13/9) malam. Keputusan ini diambil untuk mengurangi beban perjalanan sebelum menghadapi Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (18/9). Manajer Iksan Mahar menjelaskan, jika tim kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, kemudian harus kembali ke Pamekasan, beban fisik pemain akan bertambah dan berpotensi menurunkan performa. Dengan menetap di Surabaya, tim dapat memaksimalkan waktu untuk recovery, pengawasan gizi, dan pematangan taktik.
Iksan menegaskan keputusan ini merupakan kesepakatan bersama manajemen dan pelatih. Jarak Surabaya ke Pamekasan jauh lebih pendek dibandingkan dari Yogyakarta, sehingga lebih efisien secara logistik. Tim pelatih akan fokus pada tiga aspek: pemulihan fisik, asupan nutrisi, dan persiapan taktik menjelang laga penting kontra Madura United.
Bagikan
Berita terkait
Dimitar Mitkov dan Kolektivitas Madura United jadi Ancaman Bagi PSIM
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 22.45
Persebaya Tumbangkan PSIM 1-0 di Kandang, Laga Diwarnai Kartu Merah
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 22.25
Evaluasi PSS Sleman Seusai Tumbang di Kandang: Pertahanan Lemah, Depan Tumpul
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 10.55
Hugo Gomes Ungkap Modal Madura United Hadapi Tekanan PSS Sleman
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 11.06