Takut ke Rumah karena Gempa Susulan, Warga Manggarai NTT Butuh Tenda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus lalu masih diikuti oleh gempa susulan, termasuk gempa magnitudo 6,0 yang terjadi Kamis (20/8) pagi. Hingga 20 Agustus 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 3.422 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Akibat gempa ini, warga tidak merasa aman kembali ke rumah dan membutuhkan tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara. Anggota DPRD Manggarai Lexy Armanjaya menyatakan bahwa stok tenda di wilayah Ruteng sudah habis dan sebagian dijual dengan harga yang melambung. Pemerintah telah mengirimkan 253 ton logistik bantuan, termasuk makanan, minuman, tenda, dan perlengkapan kesehatan hingga 19 Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.56
Cerita Warga Reo Setiap Menit Terguncang Gempa Susulan
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.30
Rentetan Gempa Guncang Ruteng Manggarai NTT Pagi Ini, Terbesar M 5,6
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.29
Di Bawah Tenda Darurat, Dua Bayi Lahir saat Gempa Mengguncang NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.10
Komisi V DPR Dorong Integrasi Kelembagaan dan Anggaran untuk Perkuat Penanganan Bencana
Berita terkait
PNM Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 18.50
Gempa Kembali Guncang NTT, Magnitudo 5 di Manggarai
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.04
TNI-Polri Evakuasi Pasien Dua Rumah Sakit Labuan Bajo ke Tenda Darurat
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.20
Gempa NTT, Kemensos Kerahkan Personel dan Mobilisasi Bantuan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.24