Talenta Muda Mulai Garap Peluang Bisnis dari Penerapan AI di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan AI di dunia kerja Indonesia semakin meluas, terbukti oleh 92% knowledge workers menggunakan generative AI, jauh di atas global (75%) dan Asia Pasifik (83%). Wempy Dyocta Koto membentuk tim AI dengan tiga talenta muda lulusan universitas luar negeri: Cherish Valerie Sukmana (Monash), Bernard Choa (RMIT), dan Darryl Hilmy (RMIT-Binus) untuk mengembangkan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan pasar domestik. Tim akan melakukan riset, eksperimen, dan pengujian model bisnis berbasis AI, memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk menjawab kebutuhan spesifik Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 01.00
AI Canggih kini Bisa Jalankan Serangan Siber, Biaya jadi Senjata Baru Hacker
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.00
AI Sudah Mengkhawatirkan, Penciptanya Sendiri Sekarang Ketakutan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.45
Xiaomi Rilis Redmi Note 17 Series, Cek Spek dan Harganya
Berita terkait
Niriksagara Kembangkan AI untuk Tentukan Prioritas Infrastruktur Indonesia
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.03
Tokoh Dunia Berkumpul di Bali Bahas Dampak AI, Luhut: Indonesia Jangan hanya Jadi Pengguna Teknologi
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 23.35
Teknologi AI Indonesia Raih Dua Penghargaan di MOB-EX Awards 2026 Singapore
JawaPos · 4 September 2026 pukul 17.15
AI Diproyeksi Sumbang Rp 6.474 Triliun ke PDB RI 2030
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 06.30