Tampung 1.127 Napi, Rutan Kelas I TangerangAlami Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang mengalami krisis air bersih akibat kemarau ekstrem yang berkepanjangan. Sekitar 1.127 warga binaan terdampak krisis ini. Kepala Rutan Hermanto menyampaikan, kebutuhan air bersih harian untuk seluruh warga binaan mencapai sekitar 35.000 liter per hari. Penurunan intensitas hujan menyebabkan ketersediaan air di lingkungan rutan menurun, sehingga pihak rutan harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Untuk mengatasi kekurangan pasokan air, pihak rutan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui BPBD dan Dinas Perkimsetraan Kabupaten Tangerang guna memperoleh bantuan air bersih. Selain upaya praktis, Rutan Kelas I Tangerang juga menggelar salat Istisqa dan doa bersama pada Jumat siang sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan yang cukup dan bermanfaat.
Hermanto menekankan pentingnya menjaga ketersediaan air serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Bagikan
Berita terkait
12 Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.08
Polres Ketapang Kerahkan Mobile Water Treatment Bantu Warga Krisis Air Bersih
Detik.com · 13 September 2026 pukul 20.04
Warga Ketapang Krisis Air Bersih, Polisi Kerahkan Mobil Water Treatment
kumparan · 13 September 2026 pukul 19.23
Warga Ketapang Krisis Air Bersih, Polisi Kerahkan Mobile Water Treatment
kumparan · 13 September 2026 pukul 19.23