Tangani Dampak Karhutla, Gubernur Kalteng Bagikan Masker dan Perluas Distribusi Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memimpin kegiatan pembagian masker gratis di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada Minggu 13 September 2026, sebagai respons terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menurunkan kualitas udara. Selain masker, pemerintah juga menyalurkan vitamin, bubur kacang hijau, dan bantuan kesehatan lainnya untuk melindungi masyarakat dari polusi udara berbahaya seperti PM2.5 yang dapat memicu ISPA dan penyakit jantung.
Agustiar menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Distribusi air bersih juga diperluas ke desa-desa dan wilayah yang membutuhkan, termasuk melalui pembangunan sumur bor yang telah mencapai ratusan unit. Pemerintah juga melakukan pengisian ulang air mineral di beberapa kota dan menyalurkan bantuan sembako serta BBM bersubsidi dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.
Upaya ini didukung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan penyediaan 100 unit mobil pemadam kebakaran, ekskavator, dan peralatan lainnya. Kolaborasi dengan TNI, Polri, mahasiswa, dan elemen masyarakat juga digerakkan untuk pencegahan dan penanganan karhutla secara berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 22.37
Kementerian PU Kirim Peralatan Pemadam Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan
Berita terkait
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 10.55
Cegah Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Terapkan 2 Hari PJJ untuk TK-SMP
Detik.com · 6 September 2026 pukul 23.59
Kualitas Udara di Kubu Raya dan Mempawah Kalbar Hitam Berbahaya
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.35
Asap Karhutla RI Sampai ke Filipina, Kualitas Udara Sangat Tak Sehat
Detik.com · 1 September 2026 pukul 11.04