Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tantangan Hidup di Australia dengan Beasiswa Saat Biaya Hidup Makin Mahal

Biaya hidup di Australia naik 3,7-4,7% (ABS, Juni 2026), menimbulkan tekanan finansial bagi mahasiswa Indonesia beasiswa. Penerima LPDP seperti Rahma (PhD, Queensland) harus menyesuaikan biaya sewa rumah dari AU$620 ke AU$400 per minggu setelah kenaikan harga. Ia mengutamakan pengeluaran untuk tempat tinggal, suami bekerja kebersihan, dan mengharapkan bantuan keluarga. Anjana (AAS, Melbourne) menerima AU$1.389 setiap dua minggu untuk diri sendiri, tidak ada tunjangan untuk suami dan anak. Mereka mengeluarkan Rp120 juta untuk asuransi kesehatan dan bekerja paruh waktu. Sebagian besar pengeluaran untuk sewa, makanan, dan asuransi. Desgia (LPDP, Melbourne) secara sadar hidup sederhana, memasak sendiri, dan memanfaatkan fasilitas kampus gratis. Ia mengadvokasi dukungan kesehatan mental bagi mahasiswa internasional yang merasa tekanan untuk selalu berhasil.

Berita terkait