Tekanan Ekonomi Total AS Menghantam Iran, Mampukah Teheran Bertahan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan menggeser strategi dari operasi militer ke sanksi ekonomi skala penuh, termasuk ancaman sanksi terhadap negara sekutu yang mendukung Teheran. Presiden AS Donald Trump menyebut kebijakan ini sebagai 'Economic D-Day', sementara Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan tujuannya untuk mengurangi kemungkinan konflik militer. Namun, pemerintah Iran menolak menyerah dan siap memberikan respons keras. Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei memperingatkan bahwa ancaman penutupan Selat Hormuz dan penghentian ekspor minyak dapat diterapkan jika negara-negara ikut dalam kampanye sanksi AS.
Bagikan
Berita terkait
Ramos-Horta Undang Prabowo ke Timor Leste
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.26
Ramos-Horta Puji Megawati: Orang yang Perjuangkan Demokrasi Indonesia
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.26
Prabowo Bentuk BLU Pembeli Batu Bara-Gas untuk Listrik, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.25
Praktis dan Hemat Waktu, Gaya Belanja Gadget Gen Z Bergeser ke Lokasi Strategis
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 18.25