Teknologi AI Bantu Deteksi Dini dan Personalisasi Perawatan Rambut Rontok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Dove Scalp + Hair AI Analysis diluncurkan melalui kolaborasi Dove Hairfall Control dan Perdoski Cabang Jakarta. Platform ini memungkinkan pengguna mengunggah foto kulit kepala dan menjawab kuesioner untuk mendapatkan analisis kondisi kulit kepala, tingkat kerontokan, serta rekomendasi perawatan personal. Peluncuran ini merupakan bagian dari Pertemuan Ilmiah Tahunan XXI Perdoski di Yogyakarta yang dihadiri lebih dari 2.000 tenaga medis.
Data menunjukkan sekitar 80% penyebab rambut rontok berasal dari kondisi kulit kepala, bukan batang rambut. Namun, dr. Sofiah Lontoh menjelaskan banyak masyarakat masih berfokus perawatan pada batang rambut semata. Platform AI ini hadir sebagai langkah awal berbasis sains agar masyarakat dapat memahami kondisi kulit kepala masing-masing sebelum memilih perawatan atau berkonsultasi ke dokter.
Selain itu, Dove Hairfall Control mengembangkan pendekatan From Scalp to Strands dengan rangkaian produk yang diklaim dapat mengurangi rambut rontok dan mendukung pertumbuhan hingga 2.700 helai rambut baru dalam empat minggu. Watsons ditunjuk sebagai mitra ritel resmi untuk memperluas edukasi kesehatan kulit kepala di gerai-gerainya.
Bagikan
Berita terkait
Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Hadir dengan Sensor Kesehatan dan AI
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.39
Mark Zuckerberg Salip Michael Dell di Daftar Orang Terkaya
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 21.00
Manusia Punah Tinggal Tunggu Waktu, Kondisinya Sudah Parah
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Kehadiran Terang AI Dorong Akses Pendidikan Digital Meningkat di Wilayah 3T
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 20.16