Teknologi digital didorong bantu promosi fesyen Indonesia ke global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mempromosikan fesyen dan wastra Indonesia ke pasar global. Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Molly Prabawaty menekankan peran platform digital dan media sosial dalam memperkenalkan karya desainer serta produk fesyen Indonesia, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
Dukungan tersebut disampaikan Molly saat pembukaan gelaran BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, pada Rabu. Ajang yang digelar Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu mengangkat tema "Ulos Simetria" dan berlangsung dari 29 Juli hingga 3 Agustus 2026.
IFW 2026 menghadirkan beragam desainer dan tenant dari seluruh Indonesia dengan program mencakup fashion show, pameran dagang, talkshow, forum kreatif, pertunjukan hiburan, dan kuliner. Gelaran ini dirancang untuk membangun ekosistem fesyen yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo: Teknologi Canggih Tak Berarti Jika Rakyat Tak Bisa Makan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.15
Ketua MPR Muzani: Perbedaan Pendapat jangan Dijadikan Alasan Penghinaan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.38
Sidang Tahunan MPR, Muzani Minta Kritik Tanpa Menghina
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.35
Teknologi Makin Canggih, Investor Tetap Wajib Pahami Risiko Investasi
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 03.04