Teknologi Mesin Pengaduk Pangkas Waktu Produksi Pakan hingga 74 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peternak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mulai memanfaatkan mesin pengaduk pakan berbasis drum untuk meningkatkan efisiensi produksi. Teknologi ini diterapkan pada Juli 2026 bagi kelompok peternak Yayapo Pullet di Dusun Kidangberik, Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, melalui program pelatihan dan pendampingan oleh tim dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema). Program ini didanai melalui hibah BIMA 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa mesin dengan kapasitas hingga 50 kilogram per batch mampu menyelesaikan pencampungan pakan dalam rata-rata 5 menit 6,4 detik, jauh lebih cepat dibanding metode konvensional yang membutuhkan sekitar 20 menit. Penerapan mesin ini berhasil memangkas waktu produksi hingga 74,47%.
Bagikan
Berita terkait
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemdaprov Jabar Salurkan Bantuan ke Peternak KBB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.30
Kekeringan Ekstrem Ancam Sektor Pertanian-Peternakan Jerman
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 01.01
BGN Wajibkan Dapur MBG Borong Ayam dan Telur Peternak Lokal
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57
Petrokimia Gresik Kembangkan Inovasi Pemulihan Tanah untuk Pertanian Berkelanjutan
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.11