Teleskop NASA Swift Menuju Bumi Usai Misi Penyelamatan Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teleskop NASA Swift yang diluncurkan pada 2004 untuk mengamati semburan sinar gamma akan kembali memasuki atmosfer Bumi pada Oktober 2026. Upaya penyelamatan gagal karena pesawat ruang angkasa robotik LINK mengalami masalah pengendalian posisi. Penurunan orbit disebabkan oleh atmosfer yang mengembang akibat aktivitas Matahari tinggi. Ketika jatuh, sebagian besar Swift diperkirakan terbakar, namun komponen seperti lensa optik dan tangki titanium mungkin masih bertahan. Puing-puing Swift kemungkinan jatuh di zona lintang 21 derajat utara-selatan, sebagian besar di lautan. Ini mencerminkan tantangan penelurhan satelit yang semakin sering terjadi di orbit Bumi.
Bagikan
Berita terkait
NASA Luncurkan Teleskop Nancy Grace Roman, Targetkan 100 Ribu Exoplanet Baru
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.00
Teleskop Ruang Angkasa Roman NASA Memisah dari Roket Peluncur
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.00
FOTO: Teleskop Generasi Terbaru NASA Meluncur ke Luar Angkasa
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.00
Teleskop Antariksa Baru NASA Meluncur, Sasar Materi Gelap-Eksoplanet
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.30