TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Ekosistem Pesisir Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317607/original/092401400_1786025430-Foto_1__2___1_.jpg)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menanam 20.000 bibit mangrove di dua lokasi: Desa Kedungmalang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Konservasi Mangrove Internasional (26 Juli) dan Hari Konservasi Alam Internasional (28 Juli). Program ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya melalui pilar Save Our Planet yang bertujuan mitigasi perubahan iklim melalui pelestarian lingkungan. Penanaman mangrove juga bertujuan mengurangi risiko abrasi, menyerap emisi karbon, dan mendukung keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan. Di Desa Kedungmalang, 10.000 bibit ditanam bersama masyarakat dan pemerintah setempat untuk merehabilitasi kawasan pesisir yang terdampak abrasi. Di Desa Golo Sepang, 10.000 bibit ditanam di kawasan dengan nilai ekologis tinggi, dilengkapi dengan aktivasi Rumah Edukasi Mangrove sebagai pusat pembelajaran dan konservasi. Sepanjang 2024–2026, TelkomGroup telah menanam 179.150 bibit mangrove di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung pembangunan rendah karbon dan ketahanan pesisir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 04.44
Tumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir, TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove di Jateng & NTT
Berita terkait
Khofifah Dorong Indonesia Jadi Leading Country Hutan Mangrove Dunia
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.44
MNC Peduli Bersama 100 pelajar Tanam Mangrove dan Bersih Pantai di HUT ke-81 RI
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 17.11
Peringati HUT ke-81 RI, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove se-Nusantara
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.32
Rumah Mangrove Marunda Tekankan Pentingnya Penanaman Mangrove untuk Cegah Abrasi
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.50