Tembok Pembatas SD di Sleman Roboh Timpa Peserta Jalan Sehat, 10 Luka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sepuluh orang peserta jalan sehat di Sleman, DIY tertimpa tembok pembatas SDN Minomartani 2, Ngaglik, Minggu (9/8) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka sedang beristirahat setelah mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Akibat kejadian ini, sepuluh korban mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Enam korban dirawat di RS Condongcatur, dua di RS Hermina, dan sisanya di RS UAD. Beberapa korban kemudian dirujuk untuk perawatan lanjutan. Korban yang dilaporkan adalah warga Minomartani, Mataram, NTB, dan Selong, Lombok Timur. Berdasarkan olah TKP, tembok yang roboh terbuat dari batako dan semen, dengan tinggi sekitar 1,5 meter dan panjang 20 meter. Tembok tersebut telah berdiri sejak sekitar tahun 1980 dan tidak memiliki pondasi maupun besi cor penyangga yang memadai. Petugas belum menemukan adanya orang yang bersentuhan dengan tembok saat kejadian. Penyebab pasti robohnya tembok masih dalam penyelidikan. Polsek Ngaglik bersama BPBD dan Basarnas melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan akan menanggung biaya perawatan para korban, sementara Dinas Pendidikan akan membangun kembali pembatas dengan konstruksi yang lebih kokoh dan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.07
Tembok Sekolah di Sleman yang Dibangun Tahun 1980 Roboh, 10 Warga Kena Runtuhan
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.21
Tembok Roboh Timpa Peserta Jalan Sehat di Sleman, 10 Orang Dilarikan ke RS
Berita terkait
Bayi Perempuan Diduga Ditelantarkan di Sleman, Usia Baru 5 Hari
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 13.46
Pemuda Nyetir Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Motor di Meruya
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.15
Polisi Dalami Kasus Keributan di Perempatan UPN Veteran
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.25
Menabrak Truk yang Berhenti di Jalan Padjajaran, Pengendara Motor Tewas
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.42