Tembus Catatan 4,65 Detik, Antasyafi Robby Segel Emas World Climbing Series
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil meraih medali emas pada World Climbing Series Guiyang 2026 di kategori speed perorangan putra. Dalam pertarungan final di Guizhou Caihu International Climbing Center, Guiyang, Tiongkok, Robby yang berusia 19 tahun mencatatkan waktu tercepat 4,65 detik, unggul di atas dua wakil tuan rumah Tiongkok yaitu Ling Yongzhi (perak, 4,75 detik) dan Chu Shouhong (perunggu, 4,80 detik), serta atlet Jepang Ryo Omasa. Keberhasilan ini menjadi pencapaian tertinggi Robby dalam rangkaian World Climbing Series 2026, melengkapi koleksi prestasinya setelah sebelumnya hanya meraih medali perak di Madrid dan Chamonix.
Perjalanan Robby menuju tangga juara diukir melalui konsistensi sejak fase awal. Mulai dari babak kualifikasi hingga semifinal, Robby secara berturut-turut mencatatkan waktu 4,831 detik, 5,19 detik, 4,84 detik, dan 4,82 detik, selalu berada di posisi tercepat dan melaju ke partai puncak.
Keberhasilan ini diikuti capaian lain dari tim panjat tebing Indonesia. Putra Tri Ramadani (Srondeng) meraih medali perunggu lead putra di WCS Koper 2026 dan naik ke peringkat kedua dunia di disciplin lead setelah menjuarai seri Praha 2026. Lima atlet Indonesia turun ke Guiyang untuk kompetisi ini, sebagai bagian persiapan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang targetkan tiga medali.
Bagikan
Berita terkait
Antasyafi Robby Persembahkan Medali Emas World Climbing Series untuk Sang Ibu
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 07.25
Antasyafi Robby Segel Emas World Climbing Series, Kokoh di Peringkat 1 Dunia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 07.08
5 Atlet Panjat Tebing Indonesia Berlaga di World Climbing Series Guiyang 2026
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.10
Veddriq Leonardo Optimistis Raih Emas Panjat Tebing di Asian Games 2026
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.50