Terancam Kelaparan, Warga Cibal Bertahan Mengungsi hanya Berbekal 9 Kilogram Beras
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, NTT, warga Kecamatan Cibal mengungsi karena minimnya bantuan pemerintah. Hingga 8 hari setelah gempa, satu posko dengan 50 orang hanya menerima 9 kg beras, 14 bungkus mi instan, dan 10 butir telur. Warga mengaku takut kembali ke rumah akibat gempa susulan, sementara persediaan makanan dari rumah sudah habis. BNPB mencatat korban meninggal 87 orang dan 150.576 pengungsi, namun bantuan lebih banyak disalurkan ke wilayah Pantura. Warga berharap segera diberikan bantuan makanan dan logistik lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 10.24
Duka Gubernur NTT untuk Relawan Gempa Ahmad Zaki yang Meninggal Dunia
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 00.18
Relawan Gempa NTT Asal Jakarta Meninggal, Diduga Akibat Kelelahan
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.22
Stok Beras Melimpah, Pangan Korban Gempa NTT Dijamin Aman
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.30
FOTO: Melihat Kondisi NTT Pascagempa dari Udara
Berita terkait
Update Korban Gempa NTT: 75 Orang Tewas, 92.375 Mengungsi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.55
Gibran: Tak Boleh Ada Satu pun Warga Terdampak Gempa Luput dari Bantuan
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.46
Nyaris 10.000 Orang mengungsi Akibat Gempa NTT, Tersebar hingga Sulsel
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Jiwa, Pengungsi Tembus 150 Ribu
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.32