Terima Wamen Perang Trump, Sjarie Sebut Tak Ada Pangkalan Militer AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan kerja sama pertahanan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) tidak diarahkan untuk membangun pangkalan militer AS di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Menteri Perang AS Elbridge A Colby di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8). Dalam keterangan tertulis pada Rabu (12/8), Sjafrie menyebut pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis dan implementasi kerja sama pertahanan kedua negara.
Sjafrie menekankan kerja sama pertahanan harus memberi manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan pertahanan Indonesia. Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar pandangan tentang perkembangan hubungan bilateral serta program dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership. Salah satu fokus ke depan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan dan pelatihan. Personel TNI akan terus didorong mengikuti pendidikan dan latihan di AS dengan mengedepankan profesionalisme dan prinsip merit.
Selain pengembangan SDM, kedua pihak membahas peningkatan latihan bersama, termasuk latihan gabungan pasukan khusus, serta kerja sama industri pertahanan. Sjafrie menegaskan penguatan kerja sama Indonesia-AS tetap dalam kerangka kepentingan nasional dan diarahkan agar Indonesia semakin mandiri menjaga kedaulatan serta kepentingan nasional. Kerja sama difokuskan pada program yang meningkatkan kapasitas pertahanan, seperti pendidikan, pelatihan, kemampuan personel, dan interoperabilitas sesuai kebutuhan Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Pentagon Ingin Mengerahkan Laser dan Teknologi Penangkal Drone di Fasilitas Penting AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.00
Yang Diketahui soal Rencana AS Tutup Konsulat di Medan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.13
25 Negara Bagian AS Gugat Trump karena Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lain
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 11.50
PM Thailand Tawarkan Suplai 36 Rantis Amfibi Lapis Baja ke Prabowo
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.25