Ternyata, Nama Rabiul Akhir Diberikan oleh Leluhur Nabi Muhammad SAW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rabiul Akhir, bulan keempat dalam kalender Hijriah, sebelumnya disebut Wubshan atau Wabshan pada masa Jahiliyah. Penamaan Rabiul Akhir pertama kali dilakukan oleh Kilab bin Murrah, buyut kelima Nabi Muhammad SAW, sekitar tahun 412 Masehi. Nama ini terkait dengan musim rabi' atau musim semi di Jazirah Arab, ketika rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan berbuah. Fenomena alam ini menjadi dasar penamaan bulan ini. Secara bahasa, kata 'rabi' berkaitan dengan kondisi alam yang subur. Pada masa itu, musim rabi' berlangsung selama kurang lebih dua bulan, sehingga nama tersebut diberikan kepada dua bulan: Rabiul Awal dan Rabiul Akhir. Selain sebagai nama bulan, rabi' juga dikenal sebagai nama musim dalam tradisi Arab, yang mengenal enam musim: ar-rabi' al-awwal, shaif, qaizh, ar-rabi' ats-tsani, kharif, dan syita.
Bagikan
Berita terkait
Selamat datang Rabiul Akhir 1448 Hijriyah, Ini 7 Peristiwa Sejarah yang Menyertainya
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 05.15
Rabiul Akhir, Benarkah Bulan Turunnya Surat Al Hasyr?
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 11.33
Makna Rabiul Akhir, Bulan Keempat Kalender Hijriah dan Fakta-fakta Menariknya
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 08.50
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.32