Terobosan Menag agar Santri Tembus Kampus Top Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410032/original/027512000_1762918858-Menag.jpeg)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggagas program pembinaan bagi santri dan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk meningkatkan peluang mereka meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini bertujuan membantu santri yang memiliki potensi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri dengan menyediakan pendampingan yang diperlukan.
Fokus utama program adalah peningkatan kemampuan bahasa Inggris, termasuk target TOEFL, serta Tes Potensi Akademik (TPA) selama periode persiapan seperti enam bulan. Nasaruddin menegaskan bahwa program ini terbuka untuk semua santri berdasarkan talenta dan potensi, bukan terbatas pada alumni organisasi tertentu. Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pendukung untuk peluang lolos beasiswa yang lebih besar.
Untuk merealisasikan gagasan ini, Menag meminta jajarannya segera menyusun rancangan program dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), guna mendukung penyediaan fasilitas, kurikulum, tenaga pendamping, dan kebutuhan lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Jelang 17 Agustus, Paskibraka Nasional 2026 Matangkan Penampilan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.57
Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 17.54
Serentak di 38 Daerah, Siswa Jatim Belajar Langsung dari Veteran
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.45
Mantan Profesor Cambridge Meninggal Usai Diterpa Tuduhan Plagiarisme, PM Inggris Minta Tak Buru-buru Menghakimi
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 22.00