Tertahan di Soetta, Ben Gagal Antar Ibunya ke Peristirahatan Terakhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342534/original/007991400_1788773195-IMG_3638.jpg)
Ben gagal menantang perjalanan dari Palangkaraya ke Sumba untuk menghadiri pemakaman ibunya pada 6 September 2026 karena penerbangan dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ia menginap di Bandara Soekarno-Hatta sejak Sabtu sore menunggu keberangkatan yang terus dibatalkan. Hingga Senin, Ben belum mendapat kabar keberangkatan atau kompensasi. Operasional bandara terganggu dengan 624 penerbangan terdampak, meliputi 75.236 penumpang, dan ditutup hingga pukul 18.00 WIB. Bandara menyediakan fasilitas darurat termasuk makanan, minuman, dan area istirahat untuk penumpang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.36
Garuda Indonesia Batalkan Semua Penerbangan Jakarta, Bandung dan Lampung hingga Senin Malam
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.45
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang Hingga Pukul 18.00 WIB
Detik.com · 7 September 2026 pukul 09.23
Bandara Soetta & Halim Ditutup hingga 18.00 WIB!
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 19.19
Arie Untung Tak Bisa Pulang, Penerbangan Denpasar-Jakarta Dibatalkan
Berita terkait
Penerbangan Masih Ditutup, Penumpang Pilih Bertahan di Bandara Soekarno-Hatta
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 09.34
Batal Terbang Imbas Anak Krakatau, Penumpang di Jambi Bertahan
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 16.03
Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup, Pembukaan Belum Pasti akibat Erupsi Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 14.30
Tinjau Bandara Soekarno-Hatta, Menhub: Hasil Paper Test Masih Positif Abu Vulkanik
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 14.02