Terungkap di Dakwaan, Heru Bangkrut Berujung Maling hingga Bunuh Anak Politikus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Heru Anggara, terdakwa kasus pembunuhan anak politikus PKS Cilegon Maman Suherman MA (9), dakwaan mengungkap bahwa ia bangkrut akibat investasi kripto. Pada 2015, Heru membeli kripto dengan tabungan Rp 400 juta. Nilai kripto menjadi Rp 4 miliar pada 2025, tetapi akhirnya roh kolam. Ia meminjam uang Rp 700 juta ke bank, Rp 72 juta ke koperasi, dan Rp 50 juta via pinjol, semua gagal investasi. Ditetapkan November 2025, ia menjual perhiasan istrinya 80 gram senilai Rp 160 juta untuk kripto, namun uang habis. Isteri meninggalkannya Desember 2025, memicu niat kriminal. Pada 16 Desember 2025, ia berhenti dari rencana perampokan bank dan berarah ke rumah Maman. Pukul 13.17 WIB, Heru memaksa masuk rumah, menyambut MA yang sedang main ponsel. Setelah MA melawan, ia menikam korban dengan pisau. Jaksa menuntut dengan menggabungkan pembunuhan dan pencurian dalam satu pasal.
Bagikan
Berita terkait
2 Rampok yang Bunuh Warek IT&B Karo Sewa PSK di Medan Usai Beraksi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.21
Motif 2 Pria Bunuh Dosen ITB Indonesia Kabanjahe Sumut: Curi Harta Korban
kumparan · 29 September 2026 pukul 21.10
Wakil Rektor IT&B Karo Tewas dengan Mulut Berdarah, 2 Pembunuh Ditangkap
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.39
Jaksa Ungkap Pergerakan Pertama Heru Anggara Usai Bunuh Anak Politikus
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.11