Tim Ekspedisi Patriot Bantu Atasi Krisis Air Pembudidaya Ikan di Klamono
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kemarau panjang di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menyebabkan keterbatasan air bagi pembudidaya ikan. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Brawijaya (UB) menyediakan pompa air dan selang 300-400 meter untuk mengalirkan air dari Sungai Klasafet ke 22 kolam budidaya yang sebelumnya tidak masuk akal. Bantuan ini memulihkan aktivitas budidaya ikan di Pokdakan setempah. Ketua Pokdakan, Alda Frida, menyatakan peran air sebagai kendala utama pengembangan budidaya ikan. Kehadiran program ini selaras dengan visi pembangunan nasional fokus pada swasembana air, sebagaimana pesan Presiden Prabowo Subianto dan Menko AHY. Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat di kawasan transmigrasi selama menjalankan tugas TEP.
Bagikan
Berita terkait
Kemarau Panjang Bikin Sumur Kering, Warga Jambi Pilih Mandi di Sungai Batanghari
kumparan · 21 September 2026 pukul 19.59
Tampung 1.127 Napi, Rutan Kelas I Tangerang Alami Krisis Air Bersih
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.11
12 Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.08
Kebakaran Vegetasi di Palabuhanratu Tambah Daftar Kejadian Dampak Kemarau Panjang di Sukabumi
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.15