Tim SAR Sebut Informasi Orang Terdampar Dalam Pencarian 5 Jurnalis Tidak Valid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang sejak Senin (7 September 2026) di wilayah Perairan Selat Sunda, terkait erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian dilakukan oleh Basarnas, TNI AL, dan Polairud dengan fokus pada empat sektor pulau-pulau kecil sejauh 3 km dari Gunung Anak Krakatau. Pada hari keempat operasi, tim telah menelusuri informasi mengenai kemungkinan delapan orang yang diduga terdampar di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Namun, Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani menyatakan bahwa informasi tersebut belum dapat diverifikasi kebenarnya. Hingga pukul 14.30, pencarian di lokasi laporan tidak berhasil menemukan orang terdampar. Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad juga memastikan bahwa hingga saat itu belum ada bukti adanya orang terdampar yang berkaitan dengan kasus ini. Tim tetap melanjutkan operasi pencarian dan koordinasi dengan dinas terkait di Lampung untuk memastikan cakupan area pencarian yang lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.55
Jurnalis Doa Bersama untuk 5 Pewarta Foto Hilang di Selat Sunda
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.21
5 Jurnalis Belum Ditemukan, Area Pencarian Diperluas
kumparan · 11 September 2026 pukul 14.20
Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama Buat 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.44
Hari Keempat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Penyisiran
Berita terkait
Komisi I Minta Pencarian 5 Wartawan Dioptimalkan: Tugas Pers Sangat Berat
kumparan · 11 September 2026 pukul 08.21
Warga Ikut Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Basarnas: Patuhi Prosedur Keselamatan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.36
Basarnas Kerahkan Helikopter untuk Mencari 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 18.46
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Bisa Lewat Udara
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.30