Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Timnas Indonesia butuh cara menyerang yang lebih variatif

Timnas Indonesia dikalahkan Vietnam 0-3 di perempat final Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin lalu. Kekalahan ini mengekspos kelemahan taktis Indonesia yang tidak mampu mengulangi performa fase grup (menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste). Vietnam unggul sejak awal dengan dua gol cepat pada menit ke-6 dan ke-15 melalui Nguyen Van Vi dan Nguyen Hai Long, keduanya lahir dari konter serupa setelah Indonesia kehilangan bola saat membangun serangan. Penjaga gawang Nadeo Argawinata kebobolan di tiang dekat untuk kali ketiga dalam turnamen.

Serangan Indonesia terlalu bergantung pada umpan silang — 16 kali sepanjang laga dengan akurasi hanya 3 tepat sasaran. Statistik Lapangbola mencatat Indonesia rata-rata 15,3 umpan silang per pertandingan di turnamen ini, naik tajam dari rata-rata 8 sebelum Piala AFF. Ketergantungan ini memudahkan Vietnam menutup jalur umpan ke Mitchell Baker (4 gol) dan melumpuhkan kreativitas Thom Haye yang hanya catat 49 umpan sukses, terendah dalam tiga laga. Hasilnya: Indonesia hanya menghasilkan 3 tembakan tepat sasaran dari 9 percobaan, sedangkan Vietnam 6 dari 10. Pelatih John Herdman mengakui keunggulan taktis Vietnam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait