Tips Perawatan Mobil Saat Cuaca Panas Ekstrem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca panas di Indonesia akan berlangsung hingga Oktober 2026. Fenomena suhu tinggi ini tidak hanya menjadi masalah kenyamanan, tetapi juga menimbulkan tantangan bagi daya tahan kendaraan. Paparan panas ekstrem disertai peningkatan debu di jalanan dapat memengaruhi kinerja komponen vital mobil, seperti sistem pendingaiyan, oli mesin, dan filter udara.
Auto2000 menyarankan agar pemilik kendaraan lebih waspada, terutama saif mobil terjebak dalam kemacetan. Dalam kondisi statis, aliran udara untuk mendinginkan radiator terbatas, sehingga pelepasan panas dari ruang mesin tidak optimal. Cuaca panas juga meningkatkan beban kerja oli mesin dan berpotensi mempercepat oksidasi pelumas, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mesin jika tidak diperhatikan.
Beberapa komponen yang perlu diperiksa secara rutin meliputi radiator, selang-selang, kipas pendingaiyan, oli mesin, filter udara, ban, sistem rem, dan sistem AC. Pemilik mobil disarankan untuk memastikan tidak ada kebocoran, karat, atau perubahan warna pada cairan pendingaiyan, serta memeriksa tekanan dan kondisi ban sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, pembersihan filter kabin dan kondensor AC juga penting untuk menjaga kenyamanan penggunaan mobil di cuaca panas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 00.07
Musim Kemarau Tiba, Begini Cara Menjaga Mobil agar Tetap Prima
Berita terkait
Warga Bandung Mengeluh Gerah, BMKG Beber Penyebabnya
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.49
RI Diserang Suhu Panas Mendidih! Beli AC di Transmart Cuman Rp4 Jutaan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.15
Pantas Panas Mendidih, BMKG Konfirmasi El Nino Saat Ini Sangat Kuat
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.55
BMKG Ungkap Jurus Ubah Cuaca Panas Jadi Adem di Jakarta
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 00.30