Tito Minta Pendataan Sekolah dan Rumah Ibadah Rusak di NTT Dipercepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur mempercepat pendataan sekolah dan rumah ibadah yang rusak akibat gempa. Hal ini disampaikan saat kunjungan ke Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, di mana ia melihat langsung masjid yang roboh. Pendataan ini menjadi acuan bagi kementerian terkait untuk segera melakukan penanganan, memastikan kebutuhan pendidikan dan ibadah masyarakat terpenuhi.
Tito mencontohkan pengalaman bencana tanah longsor di Sumatera, di mana 4.922 sekolah rusak dan hampir seluruhnya sudah direhabilitasi. Pemerintah pusat siap membantu dengan menyediakan tenda darurat dan rehabilitasi bangunan, serta menjaga kelancaran proses belajar-mengajar. Sebagai bentuk kepedulian, Tito menyerahkan santunan langsung di SMP Abdurrahman Wahid yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Lamba Leda Utara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.28
Seskab Teddy Paparkan Perkembangan Pengiriman Bantuan ke NTT
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 19.47
Pemerintah Kucurkan Rp 44 M untuk NTT, Purbaya Siap Tambah Anggaran
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.45
Video: Peta Bisnis Nindya Karya Kebut Proyek Bendungan, Jalan-Jembatan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.42
Kemendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Daerah Terdampak Bencana NTT Tetap Berjalan
Berita terkait
4.922 Sekolah Terdampak Bencana Kembali Aktif, 97 Masih Harus Direlokasi
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 21.00
Kasatgas PRR Sebut 4.922 Sekolah di Sumatera Telah Laksanakan Pembelajaran
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.49
Rehab-Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp 38 T
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.51
Pemerintah Alokasikan Rp 5 T buat Rehab 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.42