TNI AD Kirim Starlink hingga Toren untuk Penanganan Dampak Gempa di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengirimkan logistik, termasuk perangkat Starlink untuk komunikasi digital dan alat-alat penunjang seperti cangkul dan sekop, untuk membantu penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan pengiriman ini bertujuan memastikan koordinasi operasi berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan mendesak warga, seperti perbaikan toren air. Ia menegaskan saat ini prioritas TNI adalah mendistribusikan bantuan yang sudah tiba, sehingga belum ada kebutuhan penambahan personel.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 54 jiwa. Ia meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan kerusakan fasilitas umum dan pemukiman warga secara paralel tanpa menunggu data lengkap. Pendataan ini dilakukan agar intervensi perbaikan dapat dilakukan langsung untuk mempercepat proses pemulihan. Data korban luka-luka masih terus diperbarui secara dinamis oleh pihak terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.10
Purbaya Pantau Lokasi Bencana Gempa Manggarai, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.35
Tinjau NTT, Purbaya Jamin Ketersediaan Anggaran Darurat Bencana Rp 5 T
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.15
253 Ton Logistik Dikirim ke NTT
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.36
Kemenkes Siapkan RS Lapangan di Ruteng, NTT Dilengkapi Ruang Operasi
Berita terkait
Kemenko Pangan & Mitra Salurkan Rp 1,7 M ke Warga Terdampak Bencana NTT
Detik.com · 25 September 2026 pukul 09.45
Tiba di NTT, Jokowi Bakal Kunjungi Warga Terdampak Gempa Bumi
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 13.35
Prabowo Gelar Ratas Virtual, Bahas Gempa NTT-Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.52
Kepala BNPB Lapor Prabowo, Masih Ada 72.864 Orang Pengungsi Gempa NTT
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.53