TNI: Tuduhan Warga Sipil di Papua Mata-mata Bentuk Teror KKB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345296/original/029953500_1789028707-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.20.35.jpeg)
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas membantah klaim Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang menuduh warga sipil korban penembakan sebagai mata-mata TNI. Nas menegaskan bahwa tuduhan tersebut hanyalah bentuk teror dan intimidasi KKB terhadap masyarakat lokal.
Korban yang dituduh mata-mata sebenarnya adalah warga yang sedang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mendukung perekonomian Papua. Terkait penanganan, TNI tetap menggunakan pola operasi yang sama namun meningkatkan intensitas pelaksanaannya di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 September 2026 pukul 17.21
TNI Pastikan Kejar KKB Penembak Sopir di Papua, Tegaskan Perkuat Pengamanan
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 13.55
TNI Tangkap Petinggi OPM di Papua Pegunungan Saat Hendak Beli Senjata
Detik.com · 20 September 2026 pukul 05.47
Bos OPM Abdon Kisamdu Ditangkap di Bandara Yahukimo
JawaPos · 19 September 2026 pukul 18.00
Abdon Kisamdu, Pentolan OPM Kodap 35 Bintang Timur Ditangkap Koops TNI Habema
Berita terkait
Pangdam Pastikan ASN Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 13.13
KKB Sandera 9 Perempuan, Letkol Jozanda: Tidak Manusiawi
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 04.50
TNI Terus Buru Anggota OPM yang Bunuh Aris Sanda di Papua Pegunungan
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 15.40
Wakil Ketua Komisi I Kecam KKB Tembak Mati Sopir di Papua: Negara Harus Hadir
kumparan · 17 September 2026 pukul 22.08