Toyota Tarik 655 Ribu Camry di Pasaran, Ada Masalah Ganggu Keselamatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Toyota menarik kembali 655.000 unit Camry secara global karena masalah pada panel instrumen 7 inci yang dapat menjadi kosong saat mesin dinyalakan. Hal ini membuat indikator keselamatan seperti lampu sein, lampu hazard, pengingat sabuk pengaman, dan peringatan kunci tertinggal di kontak tidak berfungsi. NHTSA memperingatkan kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi dan pengguna jalan lain tidak menerima informasi penting. Sebagian besar unit terdampak berada di Amerika Serikat, dengan lebih dari 508.000 Camry Hybrid model tahun 2025-2026. Toyota menyatakan kendaraan yang terdampak diproduksi antara Desember 2023 hingga Juli 2026 di tiga pabrik di AS, Jepang, dan Thailand, serta mencakup pasar di Timur Tengah, Asia, dan negara lainnya. Toyota Motor North America akan menghubungi pemilik untuk perbaikan gratis melalui pembaruan perangkat lunak di dealer resmi. Surat pemberitahuan di AS dijadwalkan mulai 21 September dan selesai awal Oktober, dengan pemilik dapat mengecek status recall via layanan daring NHTSA dan Toyota.
Bagikan
Berita terkait
Mercedes-Benz Recall 310 Ribu Mobil, Panik Laporan 'Geliding Sendiri'
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.45
HUT ke-81 RI, Jasa Raharja Maknai Keselamatan sebagai Salah Satu Wujud Kemerdekaan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 17.16
Rayakan Kemerdekaan RI, KAI Commuter Bagikan Kopi Gratis hingga Hadirkan Tarif Rp8
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 15.46
Bupati Aceh Barat 'Haramkan' Lomba Panjat Pinang, Ternyata Karena...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 02.00