Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trauma Gempa Flores, 50 KK di Selayar masih Bertahan di Perbukitan

Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, masih memilih bertahan di lokasi pengungsian kawasan perbukitan. Warga mengalami trauma mendalam akibat gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, yang getarannya terasa kuat sekaligus mengingatkan mereka pada bencana serupa berkekuatan M7,4 pada Desember 2021 lalu. Sebagian warga beraktivitas di rumah pada siang hari, namun kembali mengungsi sejauh tujuh kilometer saat malam hari guna menghindari potensi gempa susulan.

BPBD Kepulauan Selayar mencatat sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan fisik, meliputi sembilan rumah rusak ringan dan empat rumah rusak sedang. Selain kerusakan bangunan dan beberapa perahu nelayan yang terseret air laut di Pasilambena, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka di Kabupaten Selayar. Di sisi lain, gempa bumi ini turut menimbulkan korban jiwa serta kerusakan ratusan bangunan di wilayah Flores, yang kini tengah mendapatkan penanganan logistik dan pendampingan trauma healing dari tim gabungan.

Berita terkait