Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Trenggono Permak Pelabuhan Ikan Cirebon Rp459 M-Bisa Tampung 500 Kapal

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan investasi Rp459 miliar untuk pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Cirebon, Jawa Barat. Proyek ini diresmikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melalui perhelatan batu pertama pada 17 September 2026. Pembangunan dilaksanakan oleh PT Nindya Karya dan PT Sumber Teknik Konstruksi selama 730 hari kalender, dimulai 3 Agustus 2026 hingga 2 Agustus 2028, sebagai bagian dari proyek terpadu yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB). Target IRR proyek mencapai 15,5% dengan periode pengembalian modal selama 8 tahun. Setelah rampung, kapasitas pelabuhan akan meningkat dari 241 menjadi 500 kapal, produksi ikan dari 5.600 ton ke 32.000 ton per tahun, dan penyerapan tenaga kerja dari 2.900 orang ke 8.000 orang. PNBP diproyeksikan naik dari Rp15 miliar menjadi Rp53 miliar. PPN Kejawanan ditujukan menjadi pusat bisnis hasil tangkapan dan ekspor perikanan dengan layanan terpadu bagi nelayan dan pelaku lokal. Infrastruktur meliputi breakwater, revetment, groin, reklamasi, kolam pelabuhan, dermaga, kantor administrasi, BBPI, TPI, kios UMKM, dan IPAL. Luas lahan akan diperluas dari 28 hektare ke 42,8 hektare, dengan kolam pelabuhan dari 11 hektare ke 26 hektare. Pengembangan mendukung kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) dan bertujuan menciptakan pelabuhan modern, berwawasan lingkungan, dan efisien.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait