Trump Izinkan Eksekusi Nidal Hasan, Tentara AS yang Tembak Mati 13 Orang di Pangkalan Amerika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump mengesahkan eksekusi Nidal Malik Hasan, mayor Angkatan Darat AS yang menembak 13 orang di pangkalan militer Fort Hood pada 2009. Ini menjadi eksekusi pertama militer AS sejak 1961. Hasan, psikiater militer, dihukum mati oleh pengadilan militer pada 2013 karena tindakan terorisme terinspirasi al-Qaeda. Pentagon menyatakan Menteri Perang Pete Hegseth merekomendasikan hukuman tersebut dan Trump menyetujui. Sekretaris Angkatan Darat akan menetapkan waktu dan tempat eksekusi. Kejadian Fort Hood merupakan satu-satunya insiden penembakan massal berdasarkan motivasi agama di dalam pangkalan militer AS.
Bagikan
Berita terkait
Survei Terbaru: Popularitas Trump Hancur Lebur, Partai Republik Merana
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 10.10
Trump Akui Tarik Seluruh Bomber B-1 AS dari Pangkalan Inggris karena Ada Ancaman Iran
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 08.35
Trump Tawarkan Bantuan ke Rusia Usai Teknisi Lab Tewas Misterius
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 08.15
Trump Mendadak Tarik Bomber Nuklir AS dari Inggris, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 06.30