Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Kritik Serangan Israel di Jalur Gaza

Presiden AS Donald Trump mengkritik Israel atas pelanjutan serangan di Jalur Gaza, Palestina, saat utusan khususnya Jared Kushner bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 17 Agustus 2026 untuk menyelamatkan rencana perdamaian. Terjadi keretakan jarang di antara sekutu dekat tersebut setelah Netanyahu menolak rencana Trump untuk pelucutan senjata bertahap Hamas. Israel kemudian melanjutkan serangan hampir harian. Trump mengklaim Hamas telah setuju meletakkan senjata sesuai peta jalan 15 poin Juli lalu, yang mencakup penyerahan senjata Hamas kepada Otoritas Palestina imbalan penarikan pasukan Israel bertahap. Kedua belah pihak berselisih siapa memulai langkah pertama: Israel menolak mundur sebelum Hamas dilucuti sepenuhnya. Sebelum bertemu Netanyahu, Kushner bertemu pemimpin Hamas Khalil Al-Hayya di Mesir. Pertemuan tiga jam dengan Netanyahu menghasilkan kesepakatan: militer Israel tidak tarik diri sebelum Hamas menyerahkan senjata, dengan Israel mempertahankan hak merespons ancaman masa depan.

Gencatan senjata Oktober lalu berhasil menukar sandera dengan hampir 2.000 tahanan Palestina, namun kemajuan terhenti karena Hamas menolak pelucutan senjata total. Saat ini sekitar dua juta warga Gaza mengungsi di kamp darurat dan bergantung pada bantuan kemanusiaan. Netanyahu menghadapi tekanan politik domestik menjelang pemilu Oktober dengan dukungan menurun. Delegasi Kushner yang melibatkan Nickolay Mladenov dan Tony Blair berupaya mendorong transfer kekuasaan ke badan sipil Palestina baru dan memulai rekonstruksi Gaza.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait