Trump Ngaku Mau Lihat Penyatuan Irlandia dan Irlandia Utara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap penyatuan kembali Republik Irlandia dan Irlandia Utara, yang telah terpisah sejak 1921. Trump menyampaikan pernyataan ini saat mengunjungi Irlandia untuk menghadiri turnamen golf di fasilitas miliknya. Ia bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin di Dublin, lalu mengatakan penyatuan akan menjadi 'hal yang luar biasa' dan 'pasti akan terjadi'. Trump juga menyatakan bahwa Inggris akan memiliki 'suara dalam hal ini'. Kunjungan Trump memicu demonstrasi di Dublin, dengan warga yang mengibarkan bendera Irlendia dan Palestina sambil menyeru kritik kepada Trump. Pihak Kementerian dalam negeri Irlandia tidak memberikan tanggapan langsung terhadap pernyataan Trump. Menurut Perjanjian Jumat Agung 1998, referendum penyatuan dapat dilakukan jika mayoritas pendudud Irlandia Utara mendukungnya dan disetujui oleh pemilih di Republik Irlandia. Namun, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham baru-baru ini menyatakan bahwa referendum tidak termasuk dalam agenda pemerintahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.30
Trump Sebut Penyatuan Irlandia akan jadi Hal Fantastis
kumparan · 12 September 2026 pukul 18.00
Trump Kunjungi Dublin, Singgung soal Irlandia Bersatu
Berita terkait
Trump Kaitkan Tragedi 9/11 dengan Perang Iran: Itulah Kenapa Kita Berjuang!
Detik.com · 12 September 2026 pukul 14.22
Berulah Lagi, Trump Usul Ganti Nama New Mexico Jadi 'New America'
Detik.com · 7 September 2026 pukul 10.25
Gedung Putih Rilis Game MAGA, Pemain Bisa Deportasi Migran-Bangun Tembok
Detik.com · 4 September 2026 pukul 15.57
Diserang Trump Gara-gara Pakai Hijab, Gubernur New York: Saya Tak Akan...
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.28