Uang Pensiun PNS Bisa Tembus Rp1 M, Ini Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengklaim berhasil mengumpulkan dana pensiun Rp 1 miliar melalui program perencanaan di PT Taspen sebelum pensiun pada usia 56 tahun. Ia menekankan pentingnya komitmen menabung dan investasi disiplin sejak dini untuk mengoptimalkan dana hari tua, mengingat sistem pensiun PNS saat ini hanya menghitung 75% dari gaji pokok terakhir, tanpa memasukkan berbagai tunjangan seperti tunjangan kinerja (tukin), keluarga, pangan, dan jabatan.
Perbedaan nominal sangat signifikan. Contohnya, pejabat eselon I di Ditjen Pajak menerima tukin Rp 117,37 juta plus gaji pokok Rp 6,37 juta, total Rp 123,74 juta per bulan. Dalam sistem lama, pensiunnya hanya Rp 4,77 juta (75% dari gaji pokok). Jika diterapkan sistem single salary yang menggabungkan seluruh komponen penghasilan, pensiun melonjak jadi Rp 92,80 juta per bulan (75% dari total penghasilan).
Zudan mendorong penerapan single salary system agar manfaat pensiun ASN adil dan proporsional. Rencana ini belum terealisasi, sehingga ASN yang tidak memiliki perencanaan investasi mandiri seperti yang dilakukannya berisiko mengalami penurunan drastis pendapatan saat pensiun.
Bagikan
Berita terkait
BKN Cari 600.000 ASN Terbaik di Indonesia, Ini Tujuannya!
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.55
Pengumuman! BKN Cari 600.000 ASN Terbaik di Indonesia
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.30
5 Berita Terpopuler: Kabar Baik, Gaji PPPK Daerah Ditanggung Pusat Mulai 2027, BKN Siapkan Pengembangan Karier ASN
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 06.58
BKN Siapkan Skema Pengembangan Karier 6,7 Juta PNS & PPPK, Mulai 2027 Semua Terintegrasi
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 16.08