Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

UEA Sebut Aksi Kopilot FlyDubai Bentuk Terorisme

Uni Emirat Arab (UEA) menyebut aksi penyerangan kopilot FlyDubai terhadap kapten pesawat yang membawa rute Dubai-Tel Aviv sebagai tindakan terorisme. Insiden terjadi pada 30 September 2026, ketika kopilot diduga menggunakan kapak untuk menyerang kapten di kokpit dan mencoba mengambil alih kendali pesawat Boeing 737 Max 8. Jaksa Agung UEA, Hamad Saif Al Shamsi, menyatakan bahwa kopilot telah merencanakan serangan tersebut sebelumnya.

Pesawat yang membawa 172 penumpang dan awak, sebagian besar warga negara Israel, akhirnya berhasil mendarat darurat di Bandara Tabuk, Arab Saudi. Flightradar24 melaporkan pesawat jatuh 29 detik dari ketinggian lebih dari 14.000 kaki, dengan kecepatan vertikal mencapai -30.000 hingga +10.000 kaki per menit. Penumpang dan awak berhasil menaklukan kopilot, dan kode darurat umum dikirimkan.

Terkait identitas kopilot, sumber menyebutkan nama Hamam al-Hammami dari Oman, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut nama Smit Machchhar dari India. Kedutaan Besar India di Riyad memastikan pilot dalam kondisi stabil dan telah dipulangkan ke UEA. Insiden ini sedang dalam investigasi oleh otoritas UEA untuk menentukan motif dan kaitan terorisme.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait