Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ukraina Mencari Rudal Pencegat dari Jepang

Perdana Menteri Ukraina Sergii Koretskyi meminta Jepang menyediakan rudal pencegat anti-balistik untuk melindungi infrastruktur dan warga selama musim dingin. Stok rudal Patriot Ukraina turun dari 675 unit (2023) menjadi 264 unit pada 2024, mengancam kemampuan menanggulangi serangan Rusia. Amerika Serikat, produsen utama rudal tersebut, mengalami kelangkaan persediaan akibat konflik dengan Iran. Jepang merevisi kebijakan ekspor senjata pada April 2025 dengan mewajibkan perjanjian perlindungan intelijenensi, namun penyediaan rudal tetap memerlukan persetujuan langsung PM Sanae Takaichi yang tegas pada keamanan nasional.

Berita terkait