Uni Eropa Siap Bantu RI Kerahkan Sistem Satelit Pantau Gempa Bumi di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Uni Eropa siap membantu Indonesia dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa di NTT melalui sistem satelit Copernicus. Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang pesisir timur Indonesia pada Jumat malam (14/8), menyebabkan minimal 20 korban tewas, puluhan terluka, dan tsunami kecil dengan ketinggian di bawah 1 meter. Copernicus akan digunakan untuk pemetaan cepat titik terdampak serta mendukung operasi penyelamatan. Longsor, kerusakan infrastruktur, dan gangguan komunikasi mempersulit proses evakuasi korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 23.25
Uni Eropa Siap Kerahkan Satelit Copernicus Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.20
PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.08
HUT RI ke-81, Askrindo Wujudkan Solidaritas Kemanusiaan di Flores NTT
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.55
3 Hari Belum Tersentuh Bantuan, Warga Manggarai Timur Andalkan Beras dari Reruntuhan Bangunan
Berita terkait
Gempa Bumi M5,3 Guncang Ruteng NTT, Berpusat di Darat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.36
BNPB: 94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian Bukan Dampak Langsung Gempa, tapi Riwayat Sakit Lama
JawaPos · 19 September 2026 pukul 10.00
Gempa M6,2 Terjadi di Laut Banda Terasa hingga Kota Kupang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.49
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang 60 km Timur Laut RUTENG-MANGGARAI-NTT
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 11.54