UNSERA Latih Guru SMK Muhammadiyah Tirtayasa Gunakan 3D Printing untuk Manufaktur Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UNSERA melatih 10 guru SMK Muhammadiyah Tirtayasa menggunakan teknologi 3D printing sejak Juni hingga Juli 2026. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan vokasi menghadapi industri 4.0. Guru dilatih mulai dari desain CAD, pengoperasian printer 3D Bambu Lab P1S, pengaturan parameter, pemilihan filamen, hingga post-processing. Dr. Ing. Farid Wajdi memimpin program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kemenristekdikti. Teknologi 3D printing diharapkan masuk ke pembelajaran produktif dan ekstrakurikuler untuk prototipe, komponen mekanik, serta alat bantu pembelajaran. SMK juga menyusun standar operasional, perawatan, dan keselamatan penggunaan peralatan.
Bagikan
Berita terkait
Inovasi Pendidikan Vokasi, Media Pembelajaran Berbasis Gim RPG
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.46
Fatma Saifullah Puji Pendidikan Vokasi LSBA Bekasi untuk Anak Disabilitas
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Kemenimipas Buka Pendaftaran Poltekimipas 2026, Sediakan 405 Formasi Taruna
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 21.15
Cari Kerja Kantoran Makin Susah, Gen Z Ramai Beralih ke Profesi Ini
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.30