UNSERA Latih Guru SMK Muhammadiyah Tirtayasa Gunakan 3D Printing untuk Manufaktur Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UNSERA melatih 10 guru SMK Muhammadiyah Tirtayasa menggunakan teknologi 3D printing sejak Juni hingga Juli 2026. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat pendidikan vokasi menghadapi industri 4.0. Guru dilatih mulai dari desain CAD, pengoperasian printer 3D Bambu Lab P1S, pengaturan parameter, pemilihan filamen, hingga post-processing. Dr. Ing. Farid Wajdi memimpin program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kemenristekdikti. Teknologi 3D printing diharapkan masuk ke pembelajaran produktif dan ekstrakurikuler untuk prototipe, komponen mekanik, serta alat bantu pembelajaran. SMK juga menyusun standar operasional, perawatan, dan keselamatan penggunaan peralatan.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Raih 9 Penghargaan di WorldSkills Shanghai 2026, Tiga dari Jawa Timur
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.09
Bukan Cuma Soal Pasokan, Ini Kunci Ketahanan Energi RI
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 22.00
Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa FIA UI Latih UMKM Bogor Manfaatkan AI
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.44
Prodi TI Yarsi Kenalkan Aplikasi Nagham Berbasis Android di Lenteng Agung
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.31